✦ Basic Japan : Kata Ganti Orang

Source : www.st-hatena.com

Bahasa Jepang memiliki banyak variasi kata ganti orang, baik kata ganti orang pertama (aku), kedua (kamu) atau orang ketiga (dia). Saat berbicara dengan orang Jepang, istilah yang menyiratkan keakraban, seperti 君(kimi) atau お前 (omae), terkadang tidak pantas. Bahkan mereka cenderung menghindari memanggil orang yang menggunakan kata-kata ini, dan lebih sopan dengan memanggilnya dengan nama orang itu ditambah gelar kehormatan seperti -san.

ORANG PERTAMA

Berikut adalah kata ganti orang untuk diri sendiri :

私 (Watashi)

Adalah kata ganti orang pertama paling umum baik oleh laki-laki atau perempuan. Bisa digunakan formal atau bicara, pada lawan bicara yang sudah akrab ataupun tidak.

あっし (Asshi)

Bentuk slang/bahasa gaul dari watashi.

あたし (Atashi)

Pengucapan informal dari watashi ini dipakai oleh perempuan pada umumnya dan dipakai saat situasi informal. Sejak zaman dahulu, para pencerita tradisional Jepang, yang laki-laki pun menyebut dirinya dengan atashi.

あたい (Atai)

Atai merupakan pengucapan yang tidak sopan. Sangat jarang sekali yang memakai ini, meskipun penggunaannya hanya sebatas kepada teman dekat.

あたし (Atashi)

Pengucapan informal dari watashi ini dipakai oleh perempuan pada umumnya dan dipakai saat situasi informal. Sejak zaman dahulu, para pencerita tradisional Jepang, yang laki-laki pun menyebut dirinya dengan atashi.

わたくし (Watakushi)

Bentuk watakushi ini banyak digunakan pada situasi yang formal, misalnya pada forum rapat, atau digunakan kepada lawan bicara yang lebih dihormati. Ini adalah bentuk formal dari watashi.

あたくし (Atakushi)

Bentuk slang/bahasa gaul dari watakushi.

わい (Wai)

Bentuk ini sama seperti Watashi namun sering digunakan orang-orang berdialek Osaka.

わたい (Watai)

Bentuk ini sama seperti Watashi namun sering digunakan orang-orang berdialek Osaka.

わし (Washi)

Sering muncul dalam karya fiksi Jepang (novel, drama, maupun anime). Umumnya digunakan oleh tokoh yang sudah tua (kakek). Namun, nyatanya sangat jarang ditemukan orang yang menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari.

我 (Ware)

Jarang dipakai dalam percakapan sehari-hari. Ware sifatnya sangat formal, dan biasa digunakan dalam novel ataupun pidato.

我輩 (Wagahai)

Bentuk ini memiliki konotasi amat sombong. Contohnya dari buku Natsume Soseki, wagahai wa neko de aru "Aku adalah kucing". Jadi seolah olah kucing ini sombong.

僕 (Boku)

Digunakan umumnya oleh laki-laki, dan bisa digunakan pada lawan bicara yang sudah akrab ataupun tidak. Boku terkesan santai, tapi tetap sopan. Jarang digunakan di forum atau situasi formal.

俺 (Ore)

Digunakan umumnya oleh laki-laki, dan dipakai hanya untuk lawan bicara yang sudah akrab. Ore terkesan agak kasar dan sangat maskulin. Tidak disarankan dipakai dalam situasi formal.

俺様 (Oresama)

Digunakan umumnya oleh laki-laki, dan kedengarannya sangat arogan. Penggunaannya sangat jarang dalam kehidupan nyata, tetapi sering muncul dalam manga dan anime.

おら (Ora)

Digunakan umumnya oleh laki-laki, dan dipakai seringkali di lingkungan pedesaan.

おいら (Oira)

Sama seperti diatas, umumnya oleh laki-laki, dan dipakai seringkali di lingkungan pedesaan.

うち (Uchi)

Digunakan umumnya oleh perempuan yang berasal dari daerah barat Jepang (Kansai). Untuk di daerah lain, bentuk ini sangat kasar.

自分 (Jibun)

Digunakan umumnya oleh laki-laki yang berlatarbelakang dunia olahraga atau militer yang keras dan tegas hubungan senior-jenior maupun atasan-bawahan. Tidak disarankan dipakai dalam situasi formal atau pada lawan bicara yang tidak akrab.

拙者 (Sessha)

Secara harfiah berarti "orang yang kikuk". Bentuk ini sering digunakan oleh samurai pada masa-masa lampau.

手前 (Temae)

Temae Ini berarti saya tetapi orang pertama tersebut tepat berada di depan orang kedua. Bentuk ini kasar dan informal.

こちら (Kochira)

Meski secara harfiah berarti "di sini", ada beberapa kasus yang menggunakan bentuk ini kepada diri sendiri (meskipun terdengar memang aneh).

朕 (Chin)

Bentuk chin ini digunakan hanya oleh Kaisar, kurang lebih artinya "Kami (atas nama) kerajaan". Namun sekarang, bentuk ini tidak lagi digunakan/usang.

Nama orang pertama itu sendiri

Memanggil nama sendiri ini kadang sering terdengar oleh kaum perempuan terutama anak kecil. Ada yang menggunakan namanya sendiri tanpa gelar, ada juga yang menggunakan namanya dengan gelar akhiran -chan.

Setelah itu, kita pula mengenal kata ganti orang pertama untuk jamak yaitu kita. Berikut daftarnya:
  1. 私達 (Watashitachi)
  2. 僕ら (Bokura) / 僕達 (Bokutachi)
  3. 俺ら (Orera) / 俺達 (Oretachi)
  4. うちら (Uchira)
  5. 自分達 (Jibuntachi)
  6. わしら (Washira)
  7. 我々 (Wareware)

ORANG KEDUA

Berikut adalah kata ganti untuk satu orang :

貴方 / 貴女 (Anata)

Kata ganti orang kedua paling umum dipakai. Jarang dipakai dalam situasi formal, lebih sering situasi santai. Biasanya dipakai ketika kamu tidak mengenal nama lawan bicara.貴女 ini untuk perempuan, sedangkan 貴方 untuk laki-laki.

あんた (Anta)

Pengucapan informal dari あなた. Jika di daerah barat Jepang (Kansai), あなた terkesan akrab. Tetapi di timur Jepang (Kanto) terkesan kasar. Biasanya dipakai laki-laki atau perempuan.

僕 (Boku)

Meskipun biasa dipakai untuk memanggil diri sendiri, ada beberapa kasus 僕 digunakan lelaki dewasa kepada anak laki-laki.

君 (Kimi)

Umumnya digunakan kaum laki-laki kepada lawan biacara yang status/usianya lebih muda dari pembicara. Meski jarang, perempuan juga menyebut lawan bicaranya 君. Dipakai dalam situasi informal, dan bisa bagi orang yang sudah akrab ataupun belum akrab.

我が君 (Wagakimi)

Arti ini memiliki dua kemungkinan. Yang satu adalah "saya", yang kedua adalah "kamu". Sering muncul dalam rakugo (cerita komik Jepang). Namun dalam beberapa sumber, ada yang menyebutkan 我が君 ini dipergunakan untuk kamu tapi kepada Tuhan atau Dewa. Ada juga menyebutkan 我が君 terdiri dari 我が (waga berarti milik saya, milik saya sendiri) dan 君 (kimi atau kamu), dan penggunaannya tergabung, menjadi kekasihku.

そちら (Sochira)

Umum dipakai dalam situasi biasa ataupun formal. Lebih formal lagi jika ditambah honorofik -sama.

お宅 (Otaku)

Umum dipakai dalam percakapan biasa ataupun percakapan bisnis. Dalam bahasa Indonesia bisa diartikan sebagai keluarga Anda atau perusahaan/organisasi Anda.

お前 (Omae)

Umumnya digunakan kaum laki-laki untuk menyebut lawan bicara yang usia/statusnya lebih rendah. Misalkan ayah kepada anaknya, suami kepada istrinya, kakak kepada adiknya. Omae terkesan agak kasar dan digunakan dalam situasi informal, dan jangan dipakai dalam situasi formal.

おまはん (Omahan)

Sama seperti omae, tapi sering digunakan dalam dialek Osaka. Kurang lebih arti umumnya omae-san.

おのれ (Onore)

Bentuk tidak sopan/kasar dari お前 dan digunakan dalam dialek Osaka.

汝 (Nanji)

Bentuk ini kurang lebih artinya "Engkau", biasa ada dalam terjemahan Alkitab ke bahasa Jepang.

貴様 (Kisama)

Sebenarnya zaman dahulu Kisana merupakan ungkapan hormat dan formal dalam angkatan laut Jepang. Namun, sekarang berubah menjadi kurang sopan, dan kasar. Sering dipakai tokoh yang berkarakter kasar atau tegas dalam drama atau anime. Sebaiknya Kisama jangan dipakai pada percakapan sehari-hari.

お主 (Onushi)

Bentuk ini sering dipakai oleh samurai pada zaman dulu.

Setelah itu, kita pula mengenal kata ganti orang kedua untuk jamak yaitu kalian. Berikut daftarnya:
  1. あなた達 (Anatatachi) artinya  kalian .
  2. あんた達 (Antatachi) あんたら (Antara) artinya  kalian .
  3. お宅ら (Otakura) artinya  kalian .
  4. 君達 (Kimitachi) atau 君ら (Kimira) artinya  kalian .
  5. お前達 (Omaetachi) atau お前ら (Omaera) artinya  kalian .
  6. 貴様ら (Kisamara) artinya kalian .

ORANG KETIGA

Berikut adalah kata ganti untuk orang ketiga yaitu dia :

彼 (Kare)

Dipakai untuk menyebut orang ketiga laki-laki. Bisa juga berarti pacar laki-laki. Bisa dipakai pada situasi formal ataupun informal.

彼女 (Kanojo)

Dipakai untuk menyebut orang ketiga perempuan. Bisa juga berarti pacar perempuan. Bisa dipakai formal atau informal.

こいつ、そいつ、あいつ (Koitsu, Soitsu, Aitsu)

Semuanya berarti dia, dan tidak dibatasi orang ketiga itu laki-laki atau perempuan. Biasanya dipakai percakapan sehari-hari dengan lawan bicara yang sudah akrab.

この人、その人、あの人 (Kono hito, Sono hito, Ano hito)

Ini bentuk formal dari -つ (yang diatas). Kono hito berarti orang ini, Sono hito berarti orang itu tapi dekat lawan bicara, dan Ano hito berarti orang itu tapi jauh dengan lawan bicara.

この方、その方、あの方 (Kono kata, sono kata, Ano kata)

Bentuk paling formal dari yang diatas.

Setelah itu, kita perlu ketahui kata ganti orang ketiga. Berikut daftarnya:
  1. 彼達 (Karetachi) atau 彼ら (Karera)
  2. 彼女達 (Kanojotachi) atau 彼女ら (Kanojora)
  3. こいつ達、そいつ達、あいつ達 (Koitsutachi, Soitsutachi, Aitsutachi) atau こいつら、そいつら、あいつら (Koitsura, Soitsura, Aitsura)
  4. この人達、その人達、あの人達 (Kono hitotachi, Sono hitotachi, Ano hitotachi)
  5. この方達、その方達、あの方達 (Kono katatachi, sono katatachi, Ano katatachi)

SUMBER TAMBAHAN
  • https://www.sljfaq.org/afaq/pronoun.html
  • https://www.tanoshiijapanese.com/dictionary/entry_details.cfm?entry_id=18590
  • https://www.wordhippo.com/what-is/the-meaning-of/japanese-word-90485e42abfa457f2e9e00ea2f21ed1f50d16dc9.html